Sabtu, 16 April 2016

Review Drama Jepang - Tenno No Ryoriban


Kali ini saya akan membahas tentang drama dari negeri sakura jepang yang menurut saya sangat inspiratif dan bagus ditonton oleh semua kalangan terutama generasi muda.

'Tenno no ryoriban', 'Emperor's Cook' atau  dalam bahasa indonesia berarti 'Koki kaisar', adalah drama dengan latar belakang negara Jepang awal 1900-an yang mengisahkan seorang pemuda bernama Tokuzo Akiyama, anak dari seorang saudagar kaya dari suatu desa yang memiliki masalah dalam hidupnya. Kebosanan. Ya, pemuda ini memang cepat bosan dalam mengerjakan sesuatu. Seperti ketika dia memutuskan menjadi instruktur kendo pada usia 13 tahun, lalu berhenti dan menjadi tentara pada usia 14 tahun, kemudian penjual beras pada usia 15 tahun. Pekerjaannya yang tidak konsisten ditambah sifatnya yang masih kekanak-kanakan dan sering membuat ulah yang membuat sang ayah (Shuzo Akiyama) mempertanyakan ketekunannya. Terakhir ketika dia memutuskan menjadi biksu dan diusir dari Kuil gara-gara dia memcahkan patung dengan sengaja yang membuat para biksu di kuil mengusirnya. Hal ini tentu saja membuat sang ayah marah besar karena membuat malu nama baik keluarga. terlebih melihat abang tokuzo yang sukses manjadi mahasiswa & ahli hukum di kota dan adiknya yang dengan tekun meneruskan usaha milik keluarga.

Akhirnya sang ayah memutuskan untuk menjodohkan Tokuzo dengan gadis dari keluarga saudagar desa lain dengan harapan, sang anak akan berubah sifatnya, manjadi kepala keluarga dan tekun menjalankan pekerjaannya. Singkatnya terjadilah pernikahan antara Tokuzo dari klan akiyama dengan gadis bernama Toshiko dari klan Takahama. Sebelumnya tokuzo tidak diperbolehkan mengetahui wajah dari calon istrinya ini (mungkin karena adat perjodohan di jepang yang masih kolot). Singkat kata terjadilah pernikahan antara 2 keluarga ini dan masing-masing calon mempelai untuk pertama kalinya di pertemukan. Tokuzo yang sebelum pernikahan diam-diam menyusup ke kediaman sang calon mempelai wanita demi melihat calon istrinya ini merasa kecewa, ya kecewa.. karena gadis cantik yang ia lihat sebelumnya  ternyata adalah adik dari calon istrinya ini. Bukan tokuzo namanya kalau tidak membuat masalah. Akhirnya pernikahan pun tetap berlanjut meski harus dengan cara paksaan oleh ayah tokuzo. 

Perjodohan pun tetap dilaksanaka, awal-awal berumah tangga antara tokuzo dengan toshiko diwarnai hal-hal yang lucu, tokuzo yang memliki sifat hiperaktif dan cenderung kekanak-kanakan menjalani hidup dengan istrinya yang memiliki sifat pemalu dan cenderung pendiam, benih-benih cinta pun tumbuh diantara keduanya dengan mengenal satu sama lain. Sehari-hari Tokuzo yang tinggal di kediaman mertuanya yang memiliki warung dan gudang penjualan memiliki tugas mengantarkan dagangan ke tempat tujuan yang berbeda-beda. 

Satu bulan berlalu tokuzo tetap bekerja sebagai kurir pengantar degangan milik mertuanya, sehari-hari dia bekerja dengan semangat dan bahkan sedikit berlebihan, dua bulan berlalu dan tokuzo mulai merasa bosan dengan pekerjaannya yang berulang-ulang, mengantarkan dagangan. Suatu hari tokuzo ditugaskan mengantarkan barang ke markas militer. Disana ia tidak sengaja bertemu dengan  koki markas yaitu sersan Tanabe Yukichi yang sedang membuat masakan di dapurnya.  Sersan Tanabe yang baik hati inilah yang mengenalkan tokuzo masakan-masakan barat yang belum pernah dia lihat sebelumnya. Semenjak Tokuzo  terpesona dengan masakan barat yang dimasak sersan Tanabe membuat Tokuzo ingin datang lagi dan lagi ke dapur sersan Tanabe, tentu dengan diam-diam agar tidak diketahui mertuanya. Setiap harinya sang sersan dengan baik hati mengajarkan tokuzo dasar-dasar memasak sehingga tokuzo mulai tertarik dengan dunia memasak & kuliner.

Belum genap 3 bulan semenjak pernikahan, Tokuzo nekat meninggalkan istri & pekerjaannya di rumah mertua demi mencapai cita-cita barunya, ya koki.. . Dengan saran yang diberikan oleh si koki markas, tokuzo  dengan bermodal nekat pergi ke Kota Tokyo sendirian. Disana dia bertemu dengan abangnya yang menjadi mahasiswa hukum, abangya pun kaget dengan kedatangan tokuzo dengan cita-cita barunya menjadi koki, Ayahnya di desa tentu saja marah besar melihat putra keduanya ini berulah lagi, terlebih tokuzo sudah berstatus sebagai suami toshiko.

Singkatnya Tokuzo bekerja disebuah restoran di Tokyo. Bekerja sebagai koki yang dia impikan ternyata jauh dari harapannya, apalgi status tokuzo hanya koki rendah. sehari-hari tokuzo hanya disuruh untuk cuci piring, tidaka ada namanya 'masak-memasak' sedikitpun di dapur. Walaupun begitu tokuzo sudah bertekad kepada dirinya bahwa dia akan menjadi koki tebaik di kekaisaran Jepang dan akan konsisten dengan pekerjaannya.

Hari-hari Tokuzo pun dilalui dengan semangat. Suka dan duka ia rasakan selama bekerja di restoran demi menjadi koki terbaik di kekaisaran jepang. Hingga akhirnya dia bisa pergi ke perancis untuk belajar masakan barat. Tentu pergi ke perancis bukan hal yang mudah, banyak pengorbanan dan cobaan yang dilalui tokuzo sebelum bisa pergi ke perancis. Selama tinggal dan bekerja di suatu restoran di perancis tokuzo juga banyak mengalami cobaan seperti ketika dia diremehkan oleh rekannya yang asli orang perancis yang mengatakan 'orang asia tidak bisa memasak', 'masakannya terlalu oriental', dsb. Tentu Tokuzo tidak ambil pusing dengan hinaan ini, Tokuzo yang sekarang bukanlah tokuzo yang dulu yang gampang menyerah terhadap sesuatu.

Masakan yang dibuat Tokuzo semakin hari semakin lezat, ditambah kinerjanya yang cekatan dan masakannya yang inovatif membuat para atasan dan rekan kerjanya semakin kagum. Hingga akhirnya Tokuzo bekerja di Hotel Rits, Hotel mewah yang terkenal di perancis dengan masakan lezatnya. Disana dia bekerja dibawah bimbingan Auguste Escoffier, sang revolusioner masakan perancis. Disaat kariernya sedang cemerlang datang berita yang mengejutkan. Dia mendapat undangan dari kedutaan di paris untuk menjadi chef (kepala koki) di istana kekaisaran Jepang. Tentu hal ini sangat mengejutkan baginya, seorang pemuda yang dulu dikenal sebagai anak yang tidak konsisten dan selalu menyusahkan keluarga sekarang ditugaskan menjadi chef kaisar jepang yang bertanggung jawab membuat, mengatur, dan mengawasi semua masakan yang akan dimakan kaisar.

Drama ini tidak hanya tamat ketika sang tokoh utama, Tokuzo menjadi koki kaisar tapi juga terus berlanjut hingga tokuzo bertemu kembali dengan istrinya, Toshiko dan memiliki keluarga yang bahagia. Menjadi Koki kaisar pun tidak semudah yang dipikirkan, banyak rintangan dan hambatan selama menjabat kepala koki kaisar seperti ketika Jepang menyerah kepada sekutu dalam perang dunia ke 2, stok bahan makanan pun habis dan keselamatan kaisar juga mulai terancam.

Pesan Tersirat

Film ini memiliki pesan tersirat yaitu tidak ada yang tidak mungkin dalam dunia ini terutama ketika kita ingin menggapai cita-cita selama memiki tekad dan kemauan semua bisa terjadi.


Selasa, 12 April 2016

Softskill IBD - Manusia dan Cinta

Pengertian Manusia dan Cinta 

Menurut Paula J.C, manusia adalah mahluk terbuka, bebas memilih makna dalam situasi, mengemban tanggung jawab atas keputusan yang hidup secara kontinu serta turut menyusun pola berhubungan dan unggul multidimensi dengan berbagai kemungkinan

Menurut W.J.S Poerwadarminta, cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau (rasa) sayang (kepada), ataupun (rasa) sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan. Dengan demikian arti cinta dan kasih hampir bersamaan, sehingga kata kasih memperkuat rasa cinta. Karena itu cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan manaruh belas kasihan.

 

Hubungan Manusia dan Cinta

Manusia dan cinta rupanya sudah tak dapat dipisahkan lagi, karena manusia tanpa cinta kasih layaknya bumi tanpa air, hidup gersang tak ada kehidupan. Cinta merupakan salah satu dari ciri manusia yang sebenarnya, Rasulullah pun mengajarkan tentang cinta kasih, sebab peranan cinta kasih sangat penting dalam kehidupan manusia guna keberlangsungan manusia yang aman, damai, penuh barokah. Kalau manusia tanpa cinta maka hidup takan tentram, penuh dengan kekerasan dan ingin menghak segala yang ada di dalam dunia.

Cinta kasih adalah anugrah daru Tuhan yang perlu kita sukuri, karena dengan adanya cinta kasih, terciptalah keamanan, kesejahtraan, dan ketenangan dalam hidup. Dapat kita bayangkan kalau manusia tidak punya rasa cinta kasih terhadap apa yang ada disekitarnya, maka dengan pasti ketidak seimbangan dalm kehidupanpun akan terjadi. 



Cinta Menurut Ajaran Agama
  • Cinta Diri
Mencintai segala sesuatu yang baik pada dirinya, dan sebaliknya dia membenci sesuatu yang dapat menghalangi dirinya. Al-Qur’an telah mengungkapkan cinta alamiah manusia terhadap dirinya sendiri ini, kecenderungannya untuk menuntut segala sesuatu yang bermanfaat dan berguna bagi dirinya, dan menghindar dari segala sesuatu yang membahayakan keselamatan dirinya, melalui ucapan Nabi Muhammad SAW, bahwa seandainya beliau mengetahui hal-hal gaib, tentu beliau akan memperbanyak hal-hal yang baik bagi dirinya dan menjauhkan dirinya dari segala keburukan.
  • Cinta Kepada Sesama Manusia
Agar dapat hidup dengan penuh kesabaran dan keharmonisan dengan sesama manusia, tidak boleh tidak ia harus membatasi cintanya pada diri sendiri dan egoismenya. Pun hendaknya ia menyeimbangkan cintanya itu dengan cinta dan kasih sayang pada orang-orang lain, bekerja sama dengan dan memberi bantuan kepada orang lain.
  • Cinta Seksual
Dorongan cinta seksual yaitu suatu fungsi penting untuk malahirkan keturunan demi kelangsungan jenis, maka dari dorongan cinta seksual tersebut terbentuklah keluarga. Hal tersebut merupakan emosi alamiah dalam diri manusia yang tidak diingkari, tidak ditentang ataupun ditekannya. Namun, dalam ajaran agama islam pengendalian dan penguasaan cinta ini dengan cara yang sah yaitu, dengan perkawinan.
  • Cinta Kepada Allah
Didalam ajaran agama islam, Cinta yang paling hakiki adalah cinta antara manusia dengan tuhannya yaitu Allah. Cinta menjadi perasaan hati yang melengkapi ketundukan kita kepada Allah. Cinta kepada Allah adalah cinta makhluk atau hamba kepada Khalik (Penciptanya), dengan jalan mengakui tanpa ragu akan kebesaran-Nya, dan mematuhi secara konsekwen segala titah-Nya. Apa yang diperintahkan-Nya dilaksanakan, dan apa-apa yang dilarang-Nya dihindari. Cinta terhadap Allah ini tidak bisa terlepas dari yang disebut sebagai akhlak, keimanan, dan tauhid.


Kesimpulan
Manusia dan Cinta tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Tuhan menciptakan manusia dengan rasa cinta yang ada dalam diri manusia. Jadi cinta dalam diri manusia bukan hanya cinta dengan lawan jenis atau cinta secara seksual tetapi juga cinta kepada sesama manusia, cinta kepada alam, hewan dan makhluk Tuhan lainnya. Cinta kepada harta, jabatan dan kekuasaan adalah cinta yang bersifat sementara yaitu ilusi duniawi. Maka dari pada itu kita sebagai umat islam tidak boleh terjerumus pada cinta duniawi yaitu dengan cara Cinta kepada Allah sebagai Tuhan satu-satunya di Dunia dengan cara tunduk kepadaNya, melaksanakan apa yang diperintahkanNya dan menjauhi apa yang dilarangNya.

Sumber :
http://pimansaputra.blogspot.co.id/2015/04/manusia-dan-cinta-kasih.html
https://safrilblog.wordpress.com/2015/05/14/manusia-dan-cinta-kasih-softskill/
http://budipurnomoagung.blogspot.co.id/2015/04/manusia-dan-cinta-kasih.html

Selasa, 05 April 2016

Softskill IBD - Kemerdekaan Indonesia : Pemberian atau Perjuangan ?

Latar Belakang
Seperti yang telah kita ketahui, setelah pihak sekutu menjatuhkan Bom atom di kota Hiroshima dan Nagasaki kemudian dilanjutkan dengan menyerahnya Jepang tanpa syarat kepada sekutu adalah tanda berakhirnya perang dunia II. Namun nasib bangsa Asia dan Afrika yang merupakan bekas jajahan kolonialisme barat sebelum pecahnya perang dunia II jadi tidak menentu, negara-negara sekutu yang notabene-nya adalah negara penjajah di kawasan dan sebagai pihak yang menang dalam perang ingin kembali menginvasi bekas koloninya ini. Tujuannya untuk apa ? tentu saja untuk memulihkan negara mereka. Ketika perang meletus di eropa perekonomian hancur total. Gedung-gedung komersil, perkantoran, perdagangan dan pemerintahan hancur menjadi medan perang. Kelaparan, kemiskinan dan pengangguran terjadi dimana-mana. Untuk memulihkan perekonomian negara akibat perang, negara-negara eropa memandang salah satu cara untuk memulihkan negara dengan cepat adalah menjajah kembali bekas koloni mereka.
 



Indonesia adalah salah satu negara dikawasan Asia tenggara yang ditinggalkan jepang ketika perang berakhir, negara yang sebelumnya bernama hindia-belanda ini menyatakan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945 di jakarta tepatnya  di jalan pegangsaan timur no 56 jakarta. momen ini adalah momen yang paling sakral dalam sejarah bangsa indonesia karena banyak peristiwa bersejarah terjadi setelah bangsa ini menyatakan kemerdekaannya.

Pemberian atau perjuangan ?
Sekarang bangsa ini telah merdeka lebih dari 70 tahun dan menikmati hasil dari kemerdekaan tersebut. Lalu pertanyaannya kemerdekaan bangsa Indonesia kita ini pemberian atau perjuangan ?

Menurut saya, Bangsa Indonesia mencapai kemerdekaannya dengan cara perjuangan. Hal ini dibuktikan dengan gigihnya para pejuang kita yang gugur di medan perang untuk mencapai dan mempertahankan kemerdekaan. Pertempuran-pertempuran mempertahankan kemerdekaan terjadi di seluruh penjuru bangsa seperti pertempuran 5 hari di semarang, pertempuran di surabaya, bandung lautan api, pertempuran medan area, pertempuran ambarawa, Pertempuran Puputan Margarana di Bali, Pertempuran 11 Desember 1946 di Sulawesi Selatan, Agresi militer Belanda I, Agresi militer belanda II, dll. Perjuangan melalui jalur diplomasi pun juga dilakukan yaitu diantaranya Perundingan Soekarno – Van Mook,  Pertemuan Sutan Syahrir – Van Mook Pertama,  Perundingan Hooge Veluwe, Perundingan Linggarjati, Perundingan Renville, Perundingan Roem Royen, Perundingan Inter Indonesia, Perundingan KMB (Konferensi Meja Bundar).

tapi ada yang menarik, dikutip dari laman wikipedia :
"Pada tanggal 12 Agustus 1945, Jepang melalui Marsekal Terauchi di Dalat, Vietnam, mengatakan kepada Soekarno, Hatta dan Radjiman bahwa pemerintah Jepang akan segera memberikan kemerdekaan kepada Indonesia dan proklamasi kemerdekaan dapat dilaksanakan dalam beberapa hari, berdasarkan tim PPKI. Meskipun demikian Jepang menginginkan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 24 Agustus."

Kita telah membuktikan bahwa Indonesia berjuang mati-matian melawan imperialisme dan kolonialisme belanda yang ingin menjajah kembali Indonesia, tapi setelah melihat kutipan diatas apakah Indonesia terbukti mendapatkan kemerdekaan dari pemberian jepang ?

Pada tanggal 14 Agustus 1945 Soekarno, hatta dan rombongan sekembalinya dari vietnam diberitahu oleh para pemuda bahwa Jepang resmi menyerah kepada sekutu. Terjadilah peristiwa rengasdengklok seperti yang kita ketahui, para pemuda mendesak Soekarno dan hatta untuk segera memproklamasikan kemerdekaan secepatnya karena pemuda sudah tidak percaya pada jepang. Akhirnya Soekarno dan hatta memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia tanggal 17 agustus 1945, bukan pada tanggal 24 agustus seperti yang dijanjikan jepang. Hal ini membuktikan bahwa bangsa Indonesia memperoleh kemerdekaannya dengan cara perjuangan bukan dengan pemberian.

Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Proklamasi_Kemerdekaan_Indonesia
https://dichaniswansyahsemdel.wordpress.com/ips/sejarah/usaha-usaha-mempertahankan-kemerdekaan-indonesia/

Jumat, 25 Maret 2016

Layanan Strategi & Layanan Desain - Softskill MLSI

Kali ini saya akan memposting tugas mata kuliah softskill Manajemen Layanan Sistem Informasi yang diberikan oleh dosen ibu Liliy Wulandari yaitu Layanan Strategi & Layanan Desain. Silahkan download link dibawah ini :

Layanan Strategi :
Download MLSI - Layanan Stretegi

Layanan Desin :
Download MLSI - Layanan Desain

Senin, 14 Maret 2016

Softskill IBD - Manusia dan Kebudayaan


Tugas 2 Manusia dan kebudayaan - Universitas Gunadarma
Dosen : Ahmad Nasher


Sebelum kita mengenal hubungan antara manusia dan kebudayaan, terlebih dahulu kita harus mengerti apa itu definisi dari manusia dan budaya itu sendiri ?


Manusia
 Apa itu Manusia ?

Menurut Omar Mohammad Al-Toumy Al-Shaibany Manusia adalah mahluk yang paling mulia, manusia adalah mahluk yang berfikir, dan manusia adalah mahluk yang memiliki 3 dimensi (badan, akal, dan ruh), manusia dalam pertumbuhannya dipengaruhi faktor keturunan dan lingkungan.

Sedangkan menurut Paula J.C & Janet W.K Manusia adalah mahluk terbuka, bebas memilih makna dalam situasi, mengemban tanggung jawab atas keputusan yang hidup secara kontinu serta turut menyusun pola berhubungan dan unggul multidimensi dengan berbagai kemungkinan.

Menurut saya Manusia adalah makhluk ciptaan Allah yang paling mulia, diberi akal dan fikiran untuk bersosialisasi dan berinteraksi dengan makhluk lainnya seperti hewan, tumbuhan dan sesama manusia itu sendiri. Ketika berinteraksi itulah manusia akan menciptakan budaya dalam dirinya ketika dimana dia dilahirkan dan dibesarkan serta faktor geografis dan adat istiadat dalam masyarakat.



Kebudayaan
Apa itu Kebudayaan ?
Kebudayaan adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Namun kebudayaan juga dapat kita nikmati dengan panca indera kita. Lagu, tari, dan bahasa merupakan salah satu bentuk kebudayaan yang dapat kita rasakan.


Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism. Secara sederhana hubungan antara manusia dengan kebudayaan ketika manusia sebagai perilaku kebudayaan,dan kebudayaan tersebut merupakan objek yang dilaksanakan sehari-hari oleh manusia 
Pengaruh budaya terhadap Masyarakat:

1. Pakaian
            Perubahan mode pakaian pada masyarakat bisa saja terjadi. Dahulu semua masyarakat menggunakan pakaian adat khasnya. Namun, seiring dengan kemajuan dari perkembangan masyarakat tersebut membuat sedikit demi sedikit anggota masyarakat mulai meninggalkan pakaian adatnya dan menggunakan pakaian yang menjadi trend di daerah itu. contohnya adalah pada acara pernikahan, diseluruh dunia banyak yang sudah meninggalkan pakaian pengantin khas budaya asalnya dan diganti dengan pakaian ala barat yaitu pengantin pria memakai jass dan wanita memakai gaun.


2. Kesenian
            Kesenian bisa saja berubah atau tergantikan seiring perkembangan zaman. Saat ini, banyak kesenian di Indonesia yang mulai punah karena anak bangsa tidak suka dengan kesenian tersebut. Bahkan mereka lebih suka mempelajari kesenian asing dengan alasan trendy. Namun, masih banyak kesenian populer Indonesia yang masih bisa bertahan sampai sekarang.



4. Bahasa Daerah
            Indonesia memiliki banyak sekali bahasa daerah. Namun, banyak juga bahasa yang mulai punah. Itu mungkin disebabkan karena mereka lebih berminat untuk menggunakan Bahasa Indonesia atau bahasa Inggris dibandingkan bahasa daerahnya sendiri. Itu mungkin karena bahasa tersebut jangkauan komunikasinya lebih luas dibandingkan bahasa daerahnya yang cenderung hanya dimengerti oleh anggota masyarakat di daerah tersebut.


5. Masuknya Budaya Barat
 Budaya di Indonesia telah banyak tercampur dengan budaya asing. Itu mungkin disebakan karena kebudayaan itu lebih menyenangkan dibandingkan budayanya sendiri. Seperti budaya hari Valentine dan pesta ulang tahun. Sebenarnya budaya asli Indonesia telah memiliki budaya yang mirip dengan budaya tadi. Namun, budaya tersebut terkadang dianggap kurang meriah. Contoh perubahan besar lainnya adalah penggunaan komputer dan alat-alat teknologi sebagai pengganti buku untuk mencari tugas. Hal itu disebabkan oleh kemudahan menggunakan alat-alat teknologi tersebut.
 


6.Cara berkomunikasi
Perubahan pada cara berkomunikasi bisa terjadi. Beberapa tahun lalu kita masih menggunakan surat untuk berkomunikasi jarak jauh dan sekarang, dengan menggunakan jejaring sosial atau alat komunikasi, seseorang bisa berkomunikasi dengan cepat dan praktis.



Kesimpulan :
Manusia dan Kebudayaaan tidak dapat dipisahkan karena kebudayaan itu sendiri lahir dari ide dan gagasan setiap manusia. Setiap manusia memiliki kebudayaannya masing-masing tergantung dimana tempat dia dilahirkan dan dibesarkan, norma dan adat istiadat di lingkungan sekitar, dan interaksi antara manusia itu sendiri. Kebudayaan sangat penting bagi manusia karena budaya adalah identitas seseorang yang mencerminkan tempat dia berasal. Seiring berjalannya waktu, suatu budaya mengalami perubahan. Beberapa faktor yang memengaruhi kebudayaan itu diantaranya bersinggungan dengan budaya atau agama lain, atau budaya bisa berubah karena perubahan zaman seiring berkembangnya Teknologi dan Ilmu peretahuan. Kita sebagai bagian dari masyarakat Indonesia sudah sepantasnya menjaga dan melestarikan kebudayaan nenek moyang kita mengingat Indonesia memiliki banyak sekali warisan kebudayaan yang tidak dimiliki oleh negara lain.

Sumber :
http://camagun.blogspot.co.id/2015/07/hubungan-manusia-dengan-kebudayaan.html 
https://parkjiyoung.wordpress.com/2013/01/07/hubungan-manusia-dan-kebudayaan/